Rabu, 11 Maret 2015

IObit Game Booster Vs Razer Cortex

perbedaan IObit Game Booster dan Razer Cortex

IObit Game Booster Vs Razer Cortex. Keperluan akan dunia gaming memang tiada matinya. Apalagi dengan mulai berkembangnya dunia game saat ini dan juga diiringi dengan meningkatnya kebutuhan akan spesifikasi komputer untuk bisa memainkan sebuah game keluaran terbaru. Memang terdengar sangat menyedihkan karena semakin maju dunia game, maka semakin besar juga kita harus mengeluarkan uang hanya untuk membeli peripheral baru untuk komputer kesayangan kita. Semakin lama kemungkinan hanya orang-orang yang mempunyai banyak uang saja yang dapat memainkan sebuah game keluaran terbaru. 

Menyikapi hal tersebut banyak sekali software developer atau biasa dikenal dengan pengembang aplikasi berlomba untuk mengatasi masalah tersebut yaitu dengan membuat aplikasi yang membantu meningkatkan kinerja komputer dalam memainkan sebuah game dengan iming-iming bisa memainkan game dengan lancar walau hanya bermodal graphic card yang sudah jadul. Salah satu dari sekian banyak software developers yang mengembangkan aplikasi berbasis tools ini adalah IObit dan Razer. Nama besar mereka pasti sudah tidak asing lagi di telinga kita. Mereka memang sudah sejak lama mengembangkan aplikasi berbasis tools yang dapat membantu mengelola komputer kita menjadi lebih baik. 

Berbeda dengan IObit, Razer bukan hanya pengembang software, namun juga membuat dan menjual produk-produk hardware yang berhubungan dengan game. Jadi, bisa dibilang Razer lebih dikenal oleh para gamer dibandingkan dengan IObit. Tetapi kali ini saya tidak akan membahas lebih jauh tentang itu karena saya hanya akan membandingkan kedua software yang diunggulkan oleh mereka dalam dunia gaming software. Perlu dicatat bahwa Razer Cortex dahulu bernama Razer Game Booster karena pihak Razer membeli software Game Booster dari IObit lalu mengembangkannya sehingga menjadi Razer Cortex saat ini. Namun sampai saat ini saya belum mengerti bahwa IObit masih mempunyai software Game Booster yang mereka ciptakan dan masih menyediakan link download di situs mereka mengingat software Game Booster sudah dibeli oleh pihak Razer. Sepertinya hal ini tidak menjadi masalah karena kita akan membahas apa saja perbedaan dari kedua software tersebut. Siapakah yang terbaik? Mari kita buktikan...

PERFORMANCE

IObit Game Booster Vs Razer Cortex Screenshot 1

IObit Game Booster
Memakan resource yang kecil pada RAM, kurang lebih hanya mengambil resource sebesar 14,820 k dan pada saat membuka software, hanya butuh waktu sekitar 3-5 detik.

Razer Cortex
Memakan resource yang cukup besar pada RAM yaitu kurang lebih sebesar 71,272 k dan ditambah dengan proses lain yaitu "gamescannerservice.exe" yaitu sebesar 9000 k. Pada saat membuka software membutuhkan waktu sekitar 4-5 detik

Hasil 
IObit Game Booster (9/10) - Razer Cortex (6/10)

INTERFACE

IObit Game Booster Vs Razer Cortex Screenshot 2

IObit Game Booster 
Menggunakan icon view pada home interface terlihat standar dan kurang menarik, menu recommended game yang tidak penting dan juga penempatan menu configure yang membingungkan membuat user menjadi tidak tau bagaimana cara mengoptimalkan software ini.

Razer Cortex
Menggunakan tumbnail view yang sangat memanjakan mata, pengguna diberi kebebasan untuk mengganti cover game sesuai keinginan dan juga menu configure yang sangat mudah karena letaknya berdampingan pada menu "BOOST".

Hasil
IObit Game Booster (7/10) - Razer Cortex (9/10)

FEATURES

IObit Game Booster Vs Razer Cortex Screenshot 3

IObit Game Booster
  1. Boost
  2. Game Launcher
  3. Save Manager
  4. Screencapture Gallery
Razer Cortex
  1. Boost
  2. Game Launcher
  3. Save Manager
  4. Screencapture Gallery
  5. Videocapture Gallery
  6. Deals
  7. Stream
Hasil
IObit Game Booster (6/10) - Razer Cortex (9/10)

IN GAME PERFORMANCE

IObit Game Booster Vs Razer Cortex screenshot 4

IObit Game Booster Vs Razer Cortex screenshot 5

IObit Game Booster
Setelah di tes di 2 game yang berbeda yaitu Resident Evil 5 dan Sniper Elite Nazi Zombie, IObit Game Booster mendapatkan fps sebesar 20 dan 31 dengan menggunakan spesifikasi komputer yang sama
Razer Cortex
Di tes di 2 game yang berbeda juga yaitu Resident Evil 5 dan Sniper Elite Nazi Zombie, Razer Cortex mendapatkan fps sebesar 23 dan 35 dengan menggunakan spesifikasi komputer yang sama

Hasil
IObit Game Booster (7/10) - Razer Cortex (8/10)

TOTAL NILAI

IObit Game Booster
7,25/10

Razer Cortex
8/10

KESIMPULAN

Dari total keseluruhan, Razer Cortex unggul dan mendapatkan nilai 8 dari nilai tertinggi yaitu 10. Pada sisi performance, IObit Game Booster boleh lebih unggul, namun IObit Game Booster harus menerima kekalahan dari Razer Cortex yang lebih unggul dalam banyak sisi pada tes ini.

Tes ini merupakan tes yang saya lakukan menurut cara pandang saya sendiri. Kalian bisa mencoba sendiri dan membandingkan kelemahan dan kelebihan dari kedua software yang sama namun berbeda tersebut. Tetapi kalian tidak bisa langsung menginstall kedua software ini bersamaan karena software ini seperti menjadi satu dan hanya berbeda pengembang saja. Oh iya, kalian bisa mengunduh kedua software tersebut dibawah ini.

DOWNLOAD




2 komentar